Review Game: Sleeping Dogs – Bukan Intel Kaleng-Kaleng

Sleeping Dogs adalah sebuah nama game yang dikembangkan oleh studio United Front Games yang saat ini studio tersebut telah mati dan di publish oleh Square Enix yang bertemakan sisi gelap dari keberingasan para Triad [1] (istilah lain Preman / Mafia). Game ini menggunakan mekanisme open world seperti GTA secara sekilas, namun game ini tidaklah selengkap dan sekompleks GTA. Akan tetapi, yang menarik perhatian dari game ini dan tidak dimiliki oleh GTA adalah aksi martial art (bela diri) kung-fu yang sangat epic pada game ini. Belum lagi adegan berdarah yang menurutku ini lebih gore, karena, ya aku suka aja gitu dengan yang namanya aksi pertarungan dan dihiasi oleh simbahan darah-darah yang berkucuran. Belum lagi nuansa dari game ini yang ke-timur-timuran menjadikan nilai tambah. Apalagi aku sebagai orang Asia merasa relevan dengan tempat-tempat yang disajikan pada game ini.

Singkat Cerita:

Nah setelah kita membahas singkat tentang game ini, mari kita lanjutkan ke jalan cerita dari game Sleeping Dogs ini. Tapi singkat-singkat aja ya haha XD.

Bercerita tentang seorang polisi bernama Wei-Shen yang menyamar menjadi anggota Triad untuk ‘meredam’ aktivitas para Triads yang semakin ngelunjak (Btw, kalian tahu kan, arti ngelunjak? XD. Kalo gatau, maksudnya itu makin beringas atau apapun itu yang berkonotasi negatif yang semakin membesar).

Wei bisa masuk ke Triad berkat temannya bernama Jackie, yang merupakan anggota Triad. Wei bisa berjumpa dengan temannya ini akibat kasus yang menimpa wei diawal cerita (liat aja di gamenya ya, biar ga terlalu spoiler XD) dan temannya ternyata sedang ditangkap juga oleh polisi. Singkat cerita, setelah mereka keluar dari penjara, si Wei ini akhirnya diajak temannya menjumpai bos gang temannya ini, yang bernama Winston Chu dari Water Street Gang yang merupakan afiliasi/keluarga besar dari gang triad Sun On Yee. Nah disitu Wei-Shen diuji oleh gang triad ini, untuk melihat seberapa besar kesetiaannya kepada gang tersebut dan untuk memaksimalkan penyamaran si Wei ini. Saat menjalankan tugas-tugasnya sebagai Triad, Wei juga sempat tertangkap oleh kekepolisian yang dikepalai oleh Inspektur Jane Teng, tetapi Wei diselamatkan oleh Pendrew dan menegaskan bahwa Wei adalah seorang polisi yang sedang menyemar menjadi Triad. Darisitu, akhirnya Wei juga jadi bekerjasama dengan Jane Teng. Jadi si Wei Shen ini sedang berada di kedua kutub yang saling bertolak belakang.

Sleeping dogs fights

Singkat cerita, jalan cerita terus berlanjut dari Wei hampir ketahuan kedoknya sebagai penyusup di tubuh Triad, sampai pada kematian bos tertinggi Sun On Yee, uncle Po yang dibunuh oleh polisi yang lumayan licik (tebak siapa dia XD takut terlalu spoiler, karena ini sudah terlalu spoiler), serta dia harus menerima kenyataan teman kecilnya, Jackie mati dibunuh oleh anggota dari Liu Sen yang merupakan salah satu bos besar dari Sun On Yee yang semakin beringas. Dan tentu saja Wei membalaskan dendamnya dengan membunuh Liu Sen. Dan diakhir cerita Wei akan membunuh salah satu bos besar lainnya dari tubuh Sun On Yee.

Diakhir cerita, Wei diberitahu oleh para petinggi Sun On Yee terutama Bibi Jiang, bahwa mereka tahu sebenarnya Wei itu sedang menyamar menjadi Triad. Tetapi dia ‘dibebaskan’ dari cengkraman Sun On Yee karena dia telah memberikan kesetiaannya kepada gang Triad itu dengan ‘cara’ yang berbeda.

Tanggapanku Mengenai Jalan Ceritanya

Dari jalan cerita, game ini menyuguhkan sebuah cerita yang sangat autentik sekali dengan film-film action kolosal Cina yang sangat mengutamakan martial arts-nya dan ini mengingatkanku dengan film-film Jackie-chan yang dulu seringku tonton di TV.

Pembawaan jalan cerita di game ini menggunakan alur yang sangat halus, yang perlahan tapi pasti akan mengarahkan kita kepada aksi yang lebih epic dan brutal, terutama di bagian akhir cerita game ini. Dan aku suka atau lebih tepatnya gregetan ketika scene temannya Wei yaitu Jeckie ditemukan telah tercabik-cabik dan perutnya telah sobek dengan lubang yang besar (pokoknya udah sangat gore), membuat kita empati serta merasakan kesedihan Wei saat mengetahui temannya telah mati. Dan puncaknya adalah ketika Wei disiksa dengan pisau operasi yang biasanya digunakan di rumah sakit semakin membuat level kegeregetan game ini memuncak.

Jalan cerita juga ga terlalu panjang dan juga ga terlalu cepet. Pas pokoknya untuk gamer kasual.

Oh ya, mau sedikit curhat tentang misi pada game ini yang menurutku sangat susah, yaitu misi melawan banyak orang yang bawa pisau beracun. Itu asli aku paling sebel banget sama misi itu. Aku butuh waktu 4 Jam untuk menyelesaikan 1 misi itu. :’) . Karena misi itu juga aku jadi marah-marah ga jelas gitu haha.

Nuansa yang di Sleeping Dogs

Salah satu hal yang menurutku adalah sebuah kelebihan dari game ini adalah nuansa yang diberikan. Sebuah nuansa yang sangat autentik sekali dengan kebudayaan timur asia. Dengan gang-gang jalan sempit yang menurutku sangat relevan dengan kehidupan orang asia dan menurutku secara pribadi ini agak ada kemiripan dengan perkotaan di Indonesia (terkhusus di Medan hehe).

Belum lagi para NPC jalanan yang berbicara dengan menggunakan bahasa cina kantonis, menambah kentalnya nuansa pecinan pada game ini, yah meskipun ga semua sih yang pakai bahasa cina, apalagi kalau yang bersangkutan dengan misi pasti bahasa inggris. Dan yang unik di game ini adalah nuansa pasar yang kumuh dengan orang-orang yang berjualan yang sangat mirip dengan Indonesia akan membuat kalian merasa sangat relatable dengan kehidupan sehari-hari kalian.

Tetapi, untuk ukuran map game Open World, game ini tidaklah memiliki map yang begitu besar seperti Franchise GTA (terutama dari GTA 4 s/d 5). Namun sekali lagi, meskipun tidak besar nuansa pada game ini tidaklah tergantikan apalagi bagi kita-kita yang sering main game dengan nuansa kebarat-baratan.

Dan dari segi grapich juga, sebenarnya biasa-biasa saja, ya mungkin ada beberapa detil-detil kecil tapi tidak terlalu wah juga.

Combat System Sleeping Dogs

Penerapan martial arts di combat system pada game ini menjadi hal yang sangat menarik. Karena menggunakan style martial arts kung-fu, tentu banyak gerakan-gerakan yang harus kalian pelajari. Tapi tenang, karena game ini menggunakan sistem kombinasi tombol untuk setiap gerakan menyerangnya yang sangat mudah dipelajari.

Sleeping Dogs Gore

Selain itu, ada sistem unlock skill agar skill martial art kalian semakin advance lagi.

Kalau untuk move controller jalan dan mengendarai sih standarlah seperti game-game lainnya dan ga terlalu wah aja gitu.

Yang Unik-Unik dan Kelebihan Tambahan di Game ini

Kelebihan di game ini selain yang aku sebutin diatas adalah lumayan cukup banyak side quest dan mini games yang menarik hatiku. Seperti menjadi polisi lapangan, membantu orang dijalan, ngejer copet, karokean, sampai sabung ayam. Dan side quest dari game ini sangat berguna untuk men-unlock beberapa fitur dan status di game ini.

Dan di game ini kamu dapat menggunakan beberapa item yang ada disekitar kalian untuk menyiksa musuh kalian seperti mesin, box listrik, bahkan ikan juga bisa kalian gunakan sebagai alat bertarung, yang mana itu tidak bisa dilakukan di GTA.

Game ini juga ada beberapa DLC yang sudah terbundle di gamenya (versi Definitive Edition) yaitu Nightmare In North Point, Zodiac Tournament, Year Of Snake. Ceritanya juga lumayan bagus dan santai atau buat lucu-lucuan setelah stress dengan seriusnya jalan cerita main quest.

Oh ya di game ini juga ada unsur-unsur yang lumayan dark. Contohnya seperti gambar berikut ini, dimana aku berjumpa dengan dua gelandangan yang disabilitas :3

Sleeping dogs orang cacat
Duo disabilitas ada di game :3

Kekurangan Game ini

Kekurangannya sih menurutku cuman beberapa detil yang mengalami bug contohnya seperti bug terlempar dengan sangat dari mobil saat menabrak suatu objek dan beberapa lain yang ga terlalu kuingat juga.

Dan mimik wajah pada game ini agak kaku gimana gitu, jadi agak aneh aja gitu haha.

Yah itu aja sih yang aku notice saat bermain dan ga terlalu menganggu menurutku malah menjadi hal yang konyol.

Konklusi

Untuk sebuah game Open-World menurutku ini adalah game sangat aku rekomendasikan. Karena dari game ini kita akan diajak mengenal lebih dalam tentang tradisi orang asia terkhusus hongkong dan sensasi yang lumayan fresh untuk sebuah game open-world yang dipadukan aksi kungfu-kungfuannya yang sangat epic. Jalan ceritanya juga oke, seperti film-film kriminal hongkong ala-ala Jackie-chen atau Jet lee.

Akhir kata, game ini kuberi skor 8,9. Skor yang cukup tinggi karena aku belum menemukan game Open-world sekeren dan semirip game ini yang lebih bagus. Dan kalian wajib mencoba game ini.

Aku bermain game ini melalui steam di edisi Sleeping Dogs: Definitive Edition. Harga juga murah kemarin aku beli sekitar Rp.30.000,- kalo gasalah (Diskonan) intinya worth it.

8,9

Final Skor

Oh ya untuk melihat review game lainnya kalian bisa klik link berikut ini. Dan sampai jumpa di review selanjutnya 😀

Footnote:

  1. Triad (Mandarin: 三合会; Tradisional: 三合會; pinyin: Sānhéhuì) adalah sebuah organisasi kriminal etnis Tionghoa yang berbasis di Hong Kong, Macau, Tiongkok Daratan, dan di negara-negara dengan populasi etnis Tionghoa yang besar seperti Malaysia, Singapura, Taiwan, Amerika Serikat, Inggris dan Kanada. (Wikipedia)